pengertian negara menurut para ahli

Halo selamat datang di procil.co.id!

Selamat datang di website kami, procil.co.id, di mana Anda akan menemukan berbagai informasi menarik terkait pengertian negara menurut para ahli. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail apa pengertian negara menurut beberapa ahli terkemuka, serta kelebihan dan kekurangan dari pengertian tersebut. Tak lupa, kami juga akan memberikan tabel yang berisi informasi lengkap tentang pengertian negara menurut para ahli. Jadi, jangan lewatkan informasi menarik ini!

Pendahuluan

1. Pengertian Negara menurut Abraham Lincoln

Abraham Lincoln, seorang tokoh pejuang kemerdekaan Amerika Serikat, memberikan pengertian negara sebagai sebuah entitas politik yang dibentuk oleh rakyat untuk rakyat. Negara merupakan simbol kedaulatan dan wadah untuk menjamin keamanan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat.

2. Pengertian Negara menurut Julius Stone

Menurut Julius Stone, seorang ahli hukum internasional, negara adalah sebuah unit politik yang memiliki kedaulatan dan otoritas tertinggi di wilayah tertentu. Negara bertanggung jawab untuk melindungi rakyatnya dan menjalankan urusan pemerintahan dengan menggunakan hukum sebagai landasannya.

3. Pengertian Negara menurut Immanuel Kant

Seperti yang dikemukakan oleh Immanuel Kant, seorang filsuf terkenal, negara adalah sebuah lembaga yang bertujuan untuk menjaga ketertiban di dalam masyarakat. Negara juga bertugas melindungi hak asasi individu dan menegakkan hukum guna menciptakan perdamaian dalam masyarakat.

4. Pengertian Negara menurut Max Weber

Max Weber, seorang sosiolog Jerman, mengartikan negara sebagai sebuah lembaga yang memiliki monopoli atas penggunaan kekerasan yang sah di suatu wilayah tertentu. Weber juga menekankan pentingnya birokrasi dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan untuk mencapai tujuan negara.

5. Pengertian Negara menurut John Locke

John Locke, seorang pemikir politik Inggris, mengemukakan bahwa negara adalah hasil dari perjanjian sosial antara rakyat dan pemerintah. Negara bertujuan untuk melindungi hak-hak individual dan menjamin tercapainya keadilan dalam masyarakat.