pengertian observasi menurut para ahli

Halo Selamat Datang di procil.co.id

Selamat datang di procil.co.id, situs yang menyediakan informasi terkini dan terpercaya mengenai berbagai topik. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang pengertian observasi menurut para ahli. Observasi merupakan metode pengumpulan data yang penting dalam berbagai bidang penelitian. Melalui artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail tentang pengertian observasi berdasarkan pandangan para ahli.

Pendahuluan

Pengertian observasi menurut para ahli dapat didefinisikan sebagai: proses pengumpulan data dengan mengamati dan merekam fenomena yang terjadi secara langsung di lapangan. Observasi dapat dilakukan dengan berbagai tujuan, seperti untuk menggali informasi, menguji hipotesis, atau mengamati perilaku manusia.

Observasi telah digunakan sejak lama dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk sosiologi, psikologi, antropologi, dan ilmu-ilmu alam. Metode observasi ini bertujuan untuk menggali pengetahuan baru dan memahami fenomena yang terjadi di sekitar kita.

Secara umum, observasi dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu observasi terstruktur dan observasi tidak terstruktur. Observasi terstruktur menggunakan instrumen yang telah dirancang sebelumnya untuk mengumpulkan data secara sistematis. Sedangkan observasi tidak terstruktur dilakukan tanpa instrumen yang telah ditetapkan sebelumnya, namun hanya dengan mengamati fenomena tanpa membatasi variabel apa pun.

Tujuan utama observasi adalah untuk memperoleh data yang akurat dan obyektif mengenai fenomena yang diamati. Dalam proses observasi, pengamat harus memperhatikan ketelitian, objektivitas, dan kecermatan dalam mengamati serta merekam data.

Observasi juga melibatkan pengamatan secara langsung terhadap subjek yang diteliti. Subjek observasi dapat berupa individu, kelompok, tempat, atau fenomena tertentu. Melalui pengamatan langsung ini, peneliti memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai objek penelitiannya.

Seiring dengan perkembangan teknologi, observasi juga dapat dilakukan dengan bantuan alat dan teknologi seperti kamera atau sensor. Hal ini memungkinkan pengamatan yang lebih akurat dan efisien dalam mengumpulkan data.

Kelebihan Observasi Menurut Para Ahli

Berikut adalah beberapa kelebihan pengertian observasi menurut para ahli:

1. Keakuratan Data: Observasi memungkinkan pengumpulan data yang akurat dan obyektif karena pengamat dapat melihat langsung fenomena yang terjadi.
2. Keterandalan Data: Melalui observasi, data yang dikumpulkan dapat diandalkan karena berdasarkan peristiwa yang sebenarnya.
3. Detail yang Mendalam: Dengan mengamati langsung, pengamat dapat menyaksikan detail kecil yang mungkin terlewatkan jika menggunakan metode pengumpulan data lain.
4. Fleksibilitas: Observasi dapat dilakukan di berbagai situasi dan tempat, sehingga memungkinkan pengumpulan data yang bervariasi.
5. Validasi Data: Observasi dapat digunakan untuk memvalidasi data yang diperoleh melalui metode lain.
6. Mendapatkan Insight Baru: Observasi dapat membuka peluang untuk menemukan pola atau hubungan baru yang tidak terlihat sebelumnya.
7. Studi Perilaku: Observasi dapat digunakan untuk mengamati dan mempelajari perilaku manusia serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Kekurangan Observasi Menurut Para Ahli

Namun, terdapat juga beberapa kekurangan pengertian observasi menurut para ahli:

1. Subyektivitas Pengamat: Observasi sangat bergantung pada subjektivitas pengamat dan interpretasi pribadi.
2. Pengaruh Pengamat: Kehadiran pengamat dapat mempengaruhi perilaku subjek yang diobservasi.
3. Efek Hawthorne: Subjek observasi dapat merasa teramati sehingga comportment mereka dapat berbeda dari perilaku asli.
4. Waktu dan Biaya: Observasi membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar, terutama jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama atau di tempat yang sulit diakses.
5. Kejadian Langka: Tidak semua fenomena dapat diamati secara langsung karena beberapa kejadian bersifat langka atau sulit diprediksi.
6. Skala Observasi: Observasi cenderung kokoh dalam rentang tertentu dan mungkin tidak dapat mencakup luasnya subjek penelitian.
7. Interpretasi Data: Proses interpretasi data dari observasi dapat rumit dan membutuhkan keterampilan analisis yang tinggi.

Tabel Pengertian Observasi Menurut Para Ahli

Ahli Pengertian Observasi
Ahli 1 Pengertian observasi menurut Ahli 1
Ahli 2 Pengertian observasi menurut Ahli 2
Ahli 3 Pengertian observasi menurut Ahli 3

FAQ tentang Pengertian Observasi Menurut Para Ahli

Berikut adalah daftar beberapa pertanyaan yang sering diajukan tentang pengertian observasi menurut para ahli:

1. Apa beda antara observasi terstruktur dan observasi tidak terstruktur?

2. Bagaimana cara memastikan keakuratan data dalam observasi?

3. Bagaimana observasi dapat digunakan untuk menguji hipotesis?

4. Apa kelebihan observasi sebagai metode pengumpulan data?

5. Bagaimana pengamat dalam observasi dapat mempengaruhi hasil penelitian?

6. Apa potensi hambatan dalam melakukan observasi?

7. Apa manfaat observasi dalam mempelajari perilaku manusia?

8. Bagaimana teknologi dapat membantu dalam melakukan observasi?

9. Apa perbedaan antara observasi dan wawancara dalam penelitian?

10. Bagaimana cara mengatasi subjektivitas pengamat dalam observasi?

11. Apakah observasi hanya dilakukan dalam penelitian kuantitatif?

12. Apa kelemahan utama dari pengertian observasi menurut para ahli?

13. Apa saja tujuan pengamatan dalam observasi?

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, pengertian observasi menurut para ahli adalah metode pengumpulan data yang penting dalam berbagai bidang penelitian. Observasi dapat dilakukan dengan berbagai tujuan dan menggunakan instrumen yang telah dirancang atau tanpa instrumen. Observasi memiliki kelebihan, seperti keakuratan data dan detail yang mendalam, namun juga memiliki kekurangan, seperti subjektivitas pengamat dan waktu serta biaya yang diperlukan. Namun, observasi tetap menjadi metode yang penting dalam memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fenomena yang diamati.

Kami harap artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pengertian observasi menurut para ahli. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk mengirimkan pertanyaan Anda melalui kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca!

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan sebagai sumber informasi dan tidak dapat dijadikan sebagai pengganti nasihat profesional.